Antara Sablon Manual dan Digital

Sablon kaos Manual atau digital Sudahlah sangat sering bertemu dengan berbaga banyak model dan  juga design berbagai macam kaos. Namun pernahkah kita berfikiran, bagaimana proses sablon kaos itu terjadi? sulit kah?, ada beberapa tahapan yang mesti dilakukan, namun disini kami akan sedikit menyinggung bagaiman proses itu terjadi, hingga kita bisa memakai dan menikmati kaos tersebut.

Sebelumnya ada berbagai jenis sablon yang pling umum kita jumpai diluaran sana, mulai dari sablon rubber, plastisol, beludru dan masih banyak jenis sablon yang kita jumpai di luaran sana. Dan Bagaimanakah usaha sablon diluaran sana disaat seperti ini.

Seperti yang kita ketahui bagaimana proses pemindahan ataupun pemindahan media (disini kami akan sedikit mengurai sablon di media t-shirt). Memang dengan seiring berjalannya waktu banyak cara efektif dalam cara sablon, misalkan saja kita menemui sablon cetak dengan mesin kita bisa sebut DTG, dan apakah sablon manual justru akan tergusur dengan cara yang lebih cepat tersebut? justru sebaliknya sablon manual dengan sistem cetak saring, malah makin diminati banyak di pasaran belakangan ini.

Di belakangan ini bermunculan banyak sekali bermunculan usaha sablon di sekitaran kita, ada yang menggeluti sablon manual namun tidak jarang pula yang menggeluti usaha mereka di sablon digital. Memang selera pasar sangatlah berbeda,dan ada alasan mengapa yang melakukan usaha ini memilih tekhnik yang manual dan kenapa pula ada yang memilih tekhnik digital. Mereka sendiri tentunya lebih tahu pangsa pasar mana yang akan mereka tuju dengan usaha sablon mereka.

Sablon digital ataupun sablon manual, tentunya sendiri memiliki nilai plus minusnya tersendiri. Kami sedikit memberikan gambaran akan kelebihan dan kekurangan dari kedua sablon tersebut.

Sablon Manual

Kita secara sepintas memang pastilah bisa mengira-ngira ataupun menerka-nerka, jikalau sablon manual sangatlah mudah,namun pada kenyataanya tidak seperti itu.Sablon manual peminatnya dan digemari kaum anak muda, karena keunggulan dari sablon manual ini menghasilkan hasil sablon yang lebih awet, warna di sablon kita tidak mudah hilang atupun pudar. Namun, sablon manual memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk prosesnya, dan juga dengan biaya yang dikatakan mahal untuk prosesnya.

Sablon Digital

Sablon digital sangat ini juga sudah ditemui di sekitaran kita, banyak juga yang telah menggunakan sablon digital ini. Masyarakat lebih memilih sablon digital ini karena dengan biaya pembuatan yang relatih tidak lebih mahal dari yang manual banyak masayarakat yang memilih sablon digital ini. Namun pula sablon digital memilik kekurangan hasil tidak akan bertahan lama.

Terlepas dari itu semua, anda bisa memilih dan menentukan sendiri tekhnik yang mana, yang  akan ditentukan untuk menekuni di dunia persablonan ini.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *